Powered By Blogger

Minggu, 12 Maret 2017

Firaun Mesir dan Nabi Musa Bag. 1

Kisah Nabi Musa dengan Fir'aun Akhenaten (yang diperkirakan satu individu, tapi ternyata bukan)
Bani Israel,
Fir'aun Merenptah, Fir'aun Ramesses III, Fir'aun Amenhotep II, Raja Yuya (Nabi Yusufkah..?!),
Haman &, Qarun..

Firaun Merenptah (Firaun yang memerangi nabi Musa).

dalam kajian Al Qur'an, Bibble & Talmud (perjanjian lama)..

Kesimpulan akhir, pada zaman itu, termasuk para penguasa dan para Fir'aun, menjalani kehidupannya dengan cara yang rasakan baik. Sama seperti manusia yan lain, di tempat dan waktu yang berlainan, mereka juga makan, minun, tidur, bercocok tanam, hidup, mati, suka, sedih, sakit, terhibur, mengingnkan kebahagiaan dan lain-lain.

Sama seperti manusia yang lain juga, ada di antara mereka yang baik, jahat, TOLERAN, berani, Takut, tamak, keras kepala, saling membunuh, berperanh, saling memaafkan dan sebagainya.

Jika diperhatikan, sikap mereka pada zaman yang lain, tidak begitu banyak perbedaan, bahkan sama saja dengan masa / era / zaman saat ini (khususnya bangsa ini). Maka, ketika membuat pernyataan bahwa Firaun itu jahat, hanya menunjukan seseorang kurang mengamati perjalaan sejarah secara menyeluruh. Karena, hanya memperhatikan beberapa inividu yang mempunyai masalah dengan Nabi-nabi, dalam hal ini Nabi Musa.

Dari sudut kepercayaan Agama pun, secara umum mereka mengakui segala nikmat yang mereka dapatkan datangnya dari suatu kuasa Agung. Sejauh mana mereka menggunakan nikmat-nikmat itu, baik untuk kebaikan ataupun sebaliknya.

Karena suatu saat nanti, kita akan dipertanyakan perihal perbuatan kita sewaktu kita diberi nikmat di dunia ini. Serta kita pun harus memastikan dan bejanji terutama untuk para penguasa, yakni ketika hidup di dunia, pastikan bahwa kalian, tidak membunuh, tidak membuat dan membiarkan rakyat kelaparan, tidak merampas susu dari mulut bayi yang tak berdosa, tidak menghalau binatang dari padang rumput, tidak melakukan penipuan, tidak merampok, tidak mencuri dan tidak berbohong terutama ngemeg doang.

Selain itu, akan ditimbang dengan kebenaran. Jelas, tentang yang dilakukn oleh Firaun Merenptah (yang memerintahkan pembunuhan, terhadap bayi laki-laki, berdusta, menindas dan lain-lain). Bukan saja salah di sisi pandangan Agama Samawi, yang dianut oleh sebagian besar penduduk bumi ini saat ini. Bahkan, juga sala di sisi kepercayaan masyarakat.

Namu, hal itu tak berlaku bagi para keturunan Yakjuj & Makjuj, Komunisme, Liberalisme, Demokrasi, Sosialisme, cabang ideologi yang pada dasarnya memiliki ciri khas yakni ciri tak bertuhan, meskipun Komunisme ala Lenin & Stalin (antar mereka yang berbeda haluan dengan Marxisme) dalam penerapan ideologi yang mereka anggap baik, tidak mengenal Halal-Haram yang justru inilah yang paling berbahaya secara langsung. Untuk tidak langsung, silahkan cermati sendiri.

Karena kaum munafik, sama sekali tak bertuhan, tak kenal halal-haram dan menantang sang Jabaniyah AS di dasar Jahanam.

 Tegar Pungkas
#yakjujmakjujliveinactionn

Sumber : Firaun Undercover (Karya DR. Afareez Abd Razak Al-Hafiz), Al Qur'an, Bible dan Kisah perjalanan Nabi Musa..

Tidak ada komentar: