Powered By Blogger

Sabtu, 16 Juli 2011

Air, Gunung, Hujan dan Laut.

Mengapa Air Laut Rasanya Asin ??
Karena banyak mengandung garam dan mineral. 
Mengapa bisa begitu? Bumi dipenuhi dengan garam mineral yang terdapat 
di dalam batu-batuan dan tanah, contohnya natrium, kalium, kalsium dan lain-lain. 
Apabila air sungai mengalir ke laut, air tersebut membawa garam. Ombak laut yang memukul pantai juga dapat menghasilkan garam yang terdapat dari batu-batuan. 
Lama-kelamaan air laut menjadi asin karena banyak mengandung garam.
Kenapa Orang Tidak Tenggelam di Laut Mati ???
Laut mati adalah daratan terendah di dunia. Jika tempat lain berada pada ketinggian 
di atas permukaan laut, maka laut mati berada pada ketinggian 418 m di bawah 
permukaan laut. Laut mati merupakan danau terdalam di dunia dengan kedalaman 
799 m di bawah permukaan laut. Laut mati terletak di perbatasan Pemukiman 
Yahudi di Palestina dan Jordania, membentang di lembah retakan Jordania.
Dikatakan laut mati karena mengandung kadar garam yang sangat tinggi. 
Kadar garamnya 9 (sembilan) kali lebih pekat dari air laut biasa. Saking tingginya 
kadar garam tersebut, makhluk laut seperti ikan tidak bisa hidup di sini. Di laut mati 
manusia tidak bisa tenggelam. Terdapat kepercayaan bahwa dahulu laut mati pernah 
menjadi pengungsian Raja Daud yang juga seorang Nabi. Di sini dulunya juga 
merupakan penyuplai bahan untuk membalsem mumi di Mesir. Kota Sodom yang 
dihancurkan pada zaman Nabi Luth dipercaya oleh sebagian orang berada di sini.


Tahukah Anda Bagaimana Gunung Bisa Muncul ??
Gunung muncul karena tekanan magma dari dalam perut bumi. Perut bumi berisi 
magma yang sangat panas dan menekan keluar. 
Daerah yang Curah Hujannya Paling Tinggi dan Paling Rendah di Dunia.
Gunung Wai-ale-ale di Hawaii mengalami hujan setiap hari. Tempat ini dikatakan 
paling lembab karena hujan turun setiap hari. Sedangkan daerah yang paling sedikit 
curah hujannya adalah gurun Atacama di Chile. Hujan pernah tidak turun selama 400 
tahun. Hujan yang pernah terjadi tercatat pada tahun 1971.

Tidak ada komentar: