Powered By Blogger

Rabu, 18 Januari 2017

Asal Usul Ya’juj & Ma’juj

Asal Usul Ya’juj & Ma’juj

Dalam bukunya, Ibnu Katsir menerangkan bahwa mereka adalah dari keturunan Adam dari keturunan Nuh, dari anak keturunan Yafits yakni nenek moyang bangsa “Turk” yang terisolir oleh benteng tinggi yang dibangun oleh Dzulqarnain.

Magogh bin Yafet bin Nuh bin Lamik (Lamaka) bin Metusyalih (Matu Salij) bin Idris bin Yarid bin Mahlail bin Qianan bin Anus bin Syit bin Adam.

Ya’juj dan Ma’juj adalah merupakan keturunan manusia, yaitu masih keturunan anak lelaki Nuh bernama Yafis dan berhijrah ke utara, yaitu ke Eropa dan Rusia bagian Selatan, selepas banjir kering. Keturunan Sam berpindah di sekitar bumi Kanaan lalu membentuk bangsa Arab dan sekitarnya. Keturunan Ham pula berhijrah ke Afrika lalu membentuk bangsa Afrika. Oleh itu sekiranya seseorang itu berketurunan nabi, beliau semestinya manusia dan malahan boleh dianggap berketurunan mulia dan baik-baik. Oleh itu, tidak munasbah menyatakan Ya’juj dan Ma’juj makhluk ghaib (jin) tetapi berketurunan nabi-nabi.

Turun dengan cepatnya bisa diartikan sebagai strategi serangan/barisan yang kuat atau piawai/memiliki kecepatan (seperti berkuda atau berkendaraan dan berpesawat) atau serangaan yang sangat kilat dalam menghancurkan/ahli dalam membuat persenjataan yang hebat, jitu dan cepat. Satu Yakjuj dan yang lain Makjuj seakan-akan menjelaskan bahwa bangsa ini terdiri dari dua ras genetika suku bangsa terbesar yang bila dikaitkan sebagai anak turunan nabi Adam as (bapak peradaban awal dan bapak manusia) atau anak turunan nabi Nuh as (bapak peradaban tengah dan sekarang) dan bila dikaitkan dengan jumlahnya yang sangat banyak, kita bisa melihat mereka seharusnya sekarang adalah bangsa yang jumlahnya sangat besar, maka kita harus meneliti 2 genetika ras terbesar di dunia yang paling banyak terdapat pada manusia.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Belum akan tiba kiamat sehingga kaum muslim memerangi kaum ‘Turk’ (Tatar), kaum yang wajahnya (licin dan lebar) seperti perisai. Mereka akan mengenakan pakaian (yang terbuat) dari bulu, dan mereka berjalan mengenakan (sepatu yang terbuat) dari bulu”. (HR. Muslim, Abu Dawud, dan an-Nasa’i)

Menurut penjelasan lain, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak akan tiba Kiamat hingga kalian memerangi kaum yang alas kakinya terbuat dari bulu. Dan kiamat tidak akan tiba sampai kalian memerangi kaum yang bermata kecil dan berhidung mancung” (HR. Bukhari, Muslim, dan Ibnu Majah)

Dua hadis ini cocok dengan apa yang terjadi terhadap ciri-ciri dan serangan bangsa Mongol, maka salah satu genetika rasnya adalah sama dengan yang di jumpai pada bangsa ini.

Ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala mewahyukan kepada Isa ‘alaihissalam: Sesungguhnya aku mengeluarkan hamba-hamba-Ku yang tidak ada kemampuan bagi seorang pun untuk memeranginya. Maka biarkanlah mereka hamba-hamba-Ku menuju Thuur. Lalu Allah Subhanahu wa Ta’ala keluarkan Ya’juj dan Ma’juj dan mereka mengalir dari tiap-tiap tempat yang tinggi. Kemudian mereka melewati danau Thabariyah, dan meminum seluruh air yang ada padanya. Hingga ketika barisan paling belakang mereka sampai di danau tersebut mereka berkata: “Sungguh dahulu di sini masih ada airnya….” (HR. Muslim)

Kata-kata : “Sungguh dahulu di sini masih ada airnya….” Sangat jelas pengertiannya bahwa  orang yang berkata seperti itu pernah melihat secara langsung tempat itu atau pernah mendengar kabar/informasi/TV/internet tempat itu, seperti bila Anda berkata: “Sungguh dahulu disini tidak ada jalan aspal/Sungguh dahulu disini masih ada pasar”. Jadi bila mereka adalah orang yang terkurung atau berada di dalam bumi bagaimana mereka tau bahwa dahulu di danau Thabariyah banyak air, bila merujuk sebelum kurungan yang notabene awalnya beribu tahun lalu sebelum terbuka, tidak mungkin nenek moyang-moyang Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog ini masih hidup ribuaan tahun dan menceritakan adanya danau tersebut kecuali mereka dahulu adalah terpelajar dan menuliskan di manuskrip (ada hadis dan ayat yang menggambarkan bahwa tidak ada makhluk atau manusia yang dibuat kekal).

Maka yang tepat adalah orang-orang yang ada disekitar daratan bumi yang punya akses atau berita dan informasi. Dan perlu Anda ketahui bahwa Danau Thabariyah ini telah ¼ nya kering dan benar-benar dipakai buat di minum, dari barisan pertama kali yang datang menduduki tanah ini hingga yang datang berkunjung hari ini ke Israel. Penulis belum tahu pasti akan barisan keberapakah di esok hari yang datang ke Israel yang tidak kebagian minuman dari danau Thabariyah ini. Yang kering air-nya juga kemungkinan akan dibantu oleh 3 tahun kemarau hingga lebih cepat dari perkiraan.

Dari Abu Hurairoh bahwa Rasulullah bersabda, sesungguhnya yajuj dan majuj menggali [Dinding] setiap hari. ketika mereka nyaris melihat sinar matahari berkatalah orang yang di atas mereka. Kembalilah dan kita akan menggalinya lagi besok. Allah lalu mengembalikanya lebih rapat dari semula. Hingga mereka sampai ke tempat mereka dan Allah berkehendak untuk membangkitkan mereka kepada manusia. Mereka menggali sampai ketika mereka nyaris melihat cahaya matahari, berkatalah pemimpin mereka, kembalilah, kita akan menggalinya lagi besok. Hari berikutnya mereka kembali dan keadaanya sama seperti pada hari mereka meninggalkanya. Maka menggalinya dan keluar kepada manusia. Mereka mengeringkan air. Orang orang berlindung dari mereka di benteng benteng.”

Gambaran melihat sinar matahari lebih bersifat kiasan bahwa mereka ingin segera keluar dari kurungan yang berkutat di seputar wilayahnya saja dan berbuat apa yang mereka mau sebagai kemerdekaan bebas sebebas-bebasnya seperti orang yang berada lama di penjara yang berkata ingin segera melihat matahari (keluar penjara) hingga tidak henti-hentinya mencari jalan kebebasan namun selalu dihalangi karena belum waktunya tersebut dan juga bila di rujuk ke arah bawah wilayahnya (selatan) termaksud salah satunya adalah wilayah khurasan yang dikatakan dengan nama lain sebagai “tempat terbitnya matahari” bisa diartikan pula seakan-akan mau cepat bebas dan bergerak menyerbu ke daerah sana namun terhalang bangunan tinggi alam dan buatan yang tak dapat dilewati. Penghadangan tembok ini terjadi selama 2000 tahun, mengingat pengulangan 2x hari (2 x 1000) pada hadis sampai akhirnya terbuka yaitu pada saat penaklukan yang dilakukan Mongol.

Diriwayatkan oleh Al-Hakim dan Ibnu Mardhawiyyah melalui Abdullah bin Amru, juga diriwayatkan oleh Abdu bin Hamid melalui sanad sahih daripada Abdullah bin Salam: “Sesungguhnya (Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog) daripada zuriat Adam dan di belakang mereka ada tiga umat, tidak mati di kalangan mereka melainkan meninggalkan lebih daripada seribu zuriat.

Dari Tabrani dan Ibnu Mardhawiyyah dan Al-Baihaqi dan Abdu bin Hamid daripada Ibnu Umar: “Dinamakan (Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog) kepada tiga umat: Tawil, Taris dan Mansik”.

Imam Al-Alusi berpendapat bahawa Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog mempunyai umur yang paling panjang. Ibnu Kathir telah berkata bahawa bilangan mereka tidak dapat ditetapkan, tetapi pasti jumlah mereka sangat ramai.

mereka tidak mati sebelum melihat seribu keturunannya (zuriat), dikatakan bahwa Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog tidak akan mati kecuali melihat seribu keturunannya, mengapa demikian? Ada tiga pengertian disini :
Bahwa semenjak dahulu mereka adalah orang-orang berprilaku barbar dan kafir, yaitu yang suka melakukan pergaulan bebas dan perkosaan yang merupakan bagian sifat barbar dan sifat penganut kebebasan sebebas-bebasnya, bahkan hingga sekarang pergaulan bebas itu masih terwujud, hingga layaklah mereka memiliki perkembangan bilangan turunan ras yang akan sangat banyak dan sub-keturunan suku dan bangsa yang banyak karena percampuran antar suku-suku mereka yang sesama penyuka gaul bebas, janganlah berpikir bahwa pengertian diatas adalah tiap satu orang bisa memiliki seribu anak, karena pengertian ini adalah pengertian yang kedua namun secara kiasan. Walaupun ada juga diantara mereka punya lebih dari 100 anak seperti Kaisar/Raja dan kaum bangsawan yang punya banyak selir.

Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog tidak akan mati kecuali telah melihat 1000 orang lainnya telah mengikuti ajakan, paham atau kepercayaan mereka, seperti : Demokrasi, Liberalisme, Materialisme, Komunisme, dan nisme-nisme lainnya. Bolehlah kita katakan bahwa kepercayaan dari sub-suku-suku dan sub-bangsa-bangsa Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog memiliki kepercayaan Atheisme, Paganisme, Dinamisme, Animisme, Polytaisme, dsb dengan sistem anutannya demokrasi, liberal, komunis, materialis, dsb. Selain tentu saja bukan Islam. Seribu keturunan diartikan tiap pemimpinan kepercayaan atau ideologi mampu membawa seribu orang lain yang mengikutinya dan menjadi pengikut aliran dan faham mereka dan pengikut ini mengembangkannya lagi ke 1000 orang lainnya dan seterusnya.

Bisa juga pemaknaannya seribu keturunan adalah turunan dari awal hingga akhir telah menjadi berkembang berjumlah 1000 sub-suku-suku/bangsa-bangsa di dunia, baru Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog mati secara global yaitu pada saat mereka terkumpul diakhir jaman menyerang pasukan Imam Mahdi dengan jumlah suku yang menyerang sebanyak 1000 suku.

Mengapa demikian? Masih ingatkah akan Hadis Qudsi ini :
dari abu said al kudri dari rosulullah beliau bersabda: 'allah berfirman! 'wahai adam! Lalu adam menjawab, 'aku sambut panggilanmu ya allah, dan dengan bahagia aku menerima perintahmu, segala kebaikan berada di tanganmu. Kemudian ia berfirman, 'keluarkanlah pasukan ahli neraka! Adam bertanya, 'apakah pasukan ahli neraka itu? Allah berfirman, dari 1000 orang ada 999 orang (yang masuk neraka). Maka ketika itu anak anak kecil rambutnya mendadak beruban, setiap yang hamil melahirkan kandunganya, dan kamu lihat manusia sama mabuk padahal mereka tidak mabuk, melainkan hanya adzab Allah itu pedih. Para sahabat bertanya, 'wahai rosulullah, bagaimana posisi kita kalau yang bukan pasukan neraka itu hanya satu orang di antara seribu orang? Beliau menjawab, bergembiralah karena di antara kamu hanya seorang (yang masuk neraka) sedangkan dari yajuj dan majuj seribu orang (yang masuk neraka). Shahih bukhari.

Hadis ini selain menggambarkan jumlah perbandingan penduduk Surga dan Neraka tapi juga menggambarkan di akhir jaman selain dari orang Islam adalah pasukan Neraka, berarti merujuk keseluruhan bangsa-bangsa dunia selain dari Islam, adalah pasukan Neraka, bila kurang jelas bisa diartikan selain dari Islam, agama dan kepercayaan apapun adalah pasukan Neraka, yaitu bisa juga diperbandingan umat Neraka dari umat Islam dengan pasukan Neraka yang lain adalah 1:1000, dan siapakah yang dibandingkan ini, Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog maka malah dibilang tidak akan mati melihat 1000 turunan/pengikut ideologi dan kepercayaan mereka, sama dengan pembanding ke orang Islam 1:1000. Masih tidak percaya bahwa Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog adalah bangsa seluruh dunia yang akan menjadi lawan tanding pada perang Dajjal bagi umat Islam Bergembiralah, karena kalian berada di dalam dua umat, tidaklah umat tersebut berbaur dengan umat yang lain melainkan akan memperbanyaknya, yaitu Ya’juj dan Ma’juj”. Pada lafaz yang lain: “Dan tidaklah posisi kalian di antara manusia melainkan seperti rambut putih di kulit sapi yang hitam, atau seperti rambut hitam di kulit sapi yang putih.”. Masih belum percaya, silahkan lihat lebih lengkap dua Hadis Qudsi ini lagi, lagi-lagi ada perkataan perbandingan dengan Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog.

Masih tidak percaya ya, di Injil saja ada dikisahkan tentang Dajjal yang akan menyesatkan seluruh bangsa yang teridentifikasi turunan Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog atau Gog dan Magog “Dan ia akan keluar untuk menyesatakan bangsa-bangsa yang tersebar di keempat penjuru bumi, seperti Gog Magog. Mereka akan dikumpulkan oleh Iblis untuk berperang. Jumlah mereka seperti pasir ditepi laut.” (Wahyu 20:8) dan pasukan Neraka ini adalah keturunan nabi Adam as berarti manusia lah Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog. Posisi Kita diakhir jaman adalah berada di dalam dua umat ini, kedua umat ini kalau berbaur entah karena ideologi atau pergaulan bebas atau kepercayaan dan agamanya melainkan akan memperbanyaknya, siapa, ya Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog, klo tidak kenapa Kita hanya disebut diantara dua umat yakni umat Yakjuj dan umat Makjuj dan kemana umat-umat/bangsa-bangsa/suku-suku lain seperti Yahudi, Nasrani, bani Ishaq, Rum, Khuz dan Kirman dan bani-bani lainnya?. Bukankah masih ada anak-anak dan wanita-wanita yang tidak berperang.

Justru saat ini umat Islam dikatakan didalamnya lagi bukan diantaranya, berarti ada juga mereka yang telah Islam sebelumnya dengan kata lain, bisa saja suku Anda adalah bagian Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog namun Anda tidak karena keislaman tersebut. Masih tidak percaya, satu lagi penguatnya, yaitu ada hadis dari Ibnu Abbas: “Bumi itu terbagi menjadi enam. Lima bagian dihuni oleh Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog, sedangkan yang satu dihuni oleh makhluk yang lain” (pen: dunia mengenal adanya 6 benua) dan Dari Imran bin Hushain r.a., Rasulullah saw. bersabda,’...dan demi jiwaku yang berada dalam genggaman-Nya bahwa kalian adalah kilauan dua makhluk yang selalu berkembang jumlahnya yaitu Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog yang berasal dari keturuan Adam, keturunan Iblis’ (HR Turmudzi). Jadi musuh Islam akhir jaman dalam perang Dajjal adalah perbandingan pasukan Islam 1:1000 dari seluruh bangsa-bangsa juga secara global dan secara penamaan global. Pernahkan meneliti rambut putih diantara rambut hitam, berapakah perbandingannya?. Apakah seluruh dunia yang akan menyerang Kita? Tentu, Tidak!.

Karena masih ada peradaban setelah “periode jaman Islam akhir” nantinya yaitu peradaban “periode jaman Kiamat”, dimana satu pria berbanding 50 wanita, tidak heran banyak wanita mengejar pria akan menyebabkan pergaulan yang sangat bebas pada masa tersebut (ciri pergaulan bebas ini selalu melekat dari dahulu), masih ada umat-umat lain yang diselamatkan Allah dijauhkan dari Dajjal dan Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog, masih ada umat kafir tapi yang mengaku diri Islam (kaum munafik dan fasik) dan masih ada mereka sisa-sisa Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog yang tidak berperang karena tinggal diwilayahnya saja dan akan beriman pula kelak kepada nabi Isa as, yaitu kebanyakan anak-anak dan istri-istri mereka dan sedikit pria yang tidak berperang yang kelak akan diIslamkan kembali oleh nabi Isa as, jadi tujuannya di akhir jaman adalah penghancuran umat Islam kelak bukan penghancuran keseluruhan kota-kota dan peradaban dunia tapi akan fokus pada umat Islam, peradaban dan kota-kotanya dan ini sesuai dengan tujuan sebenarnya New World Order dan Depopulation Program, dimana ini bukan pengurangan manusia di bumi menjadi hingga 500.000.000 jiwa saja, melainkan punya tabir lain yang bertujuan sebenarnya adalah penghapusan Islam dari muka bumi dengan salah satu caranya membiarkan perang atau membuat perang.

Perlu diingat Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog adalah bangsa-bangsa dengan kekerasan, jadi pada masa sebelum dan saat perang Dajjal akan terjadi peperangan-peperangan yang saling menghancurkan antara bangsa-bangsa itu juga atau ini akan termaksud rangkaian perang dunia ketiga, Namun perlu diingatkan kembali dan yang dimaksud Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog sendiri seperti di gambaran hadis-hadis lain adalah yang dipercaya berhubungan dengan turunan dari bangsa utara pada kisah Dzulqarnayn. Masalahnya bangsa yang diidentifikasi ini sub-turunannya benar-benar telah menguasai tempat-tempat seluruh dunia jaman sekarang ini, di tiap negara bakan ditiap suku ada yang merupakan turunan campurannya.

Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog adalah penyebutan global nama kumpulan besar dari bangsa-bangsa dunia, maka ketika nabi Muhammad SAW menyebut bangsa Rum dengan 80 bendera, bisa jadi ini adalah penyebutan Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog dahulu, kemudian setelah tabir terbuka pada nabi, maka nabi memberi spesifikasi baru berupa kabar nama suku atau nama bangsa, bisa jadi pula mengingat ada beberapa gelombang serangan yang akan datang, serangan dari bangsa-bangsa terakhirlah yang dimaksud Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog pada hadis, Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog adalah serangan gelombang terakhir dari seluruh dunia selain Islam, siapapun dari bangsa apapun yang ikut pada serangan terakhir itu.

Dalam alkitab dijelaskan bahwa Yerusalem berada ditengah-tengah dari banyak bangsa-bangsa yang akan menyerangnya dari segala penjuru bukan hanya dari utara, Anda tahu, yang akan menyerang itu adalah Gog Magog dan Anda tahu, bahwa yang diartikan bahwa Yerusalem (baca:Israel) berada ditengah dan siapa bangsa-bangsa yang akan menyerang dari segala penjuru? dan kenyataan terlihat adalah negara-negara di segala penjuru Israel notabene adalah dikelilingi negeri-negeri Islam. Anda tahu telah sejak lama Islam lah yang mereka angap Gog Magog. Maka ketika jihadis dan Hamas dan yang lain bergejolak, mereka tekun memberangusnya. Bahkan Amerika telah membangun banyak pangkalan disegala penjuru dunia yang strategis dan mengelilingi negeri-negeri Islam, apakah sebuah persiapan peperangan?. Klo tidak dunia tidak seramai hari ini hingga puncaknya kelak. Sungguh makar Allah SWT yang hebat! dan negeri apakah yang kelak telah runtuh kemudian dihuni kembali, besar kemungkinan yang termakna adalah negeri-negeri Syam dalam mulai kehancuran kota-kotanya saat ini.

Dikatakan pula bahwa Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog adalah pengikut Dajjal dan Ideologi Dajjal juga “Dan ia akan keluar untuk menyesatkan bangsa-bangsa yang tersebar di keempat penjuru bumi, seperti Gog Magog. Mereka akan dikumpulkan oleh Iblis untuk berperang. Jumlah mereka seperti pasir ditepi laut.” (Wahyu 20:8) dan mengingat femokusannya adalah turunan dan sub-sub turunan dari utara yaitu Turk atau Bangsa Alan atau Scnthya yang notabene telah bercampur baur dengan sub-turunan dari 10 suku Yahudi yang hilang. Apakah kalian tidak serasa mabuk melihat dan mendengar dan mengetahui hal ini bahwa Seluruh Dunia adalah lawan mu.

Mereka akan berkumpul dan berkumpul makin lebih banyak dan memperbanyak diri dalam serangan gelombang terakhir menghancurkan kota-kota Islam setelah kekalahan gelombang-gelombang awal tidak dapat melumpuhkan atau mengalahkan Islam bahkan meskipun telah di pimpin oleh Dajjal sendiri. Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog walaupun bisa diartikan seluruh bangsa di dunia kecuali Islam namun penamaannya difokuskan pada saat perang saja atau yang membuat kerusakan dan pembantaian dari dahulu hingga sekarang atau yaitu yang kelak akan menjadi lawan tanding terakhir umat Islam diakhir jaman saja.

“Bergembiralah, karena kalian berada di dalam dua umat, tidaklah umat tersebut berbaur dengan umat yang lain melainkan akan memperbanyaknya, yaitu Ya’juj dan Ma’juj” bisa diartikan juga umat Islam diantara (umat yang tidak mempunyai Tuhan), seperti Komunis dan Atheis dan (umat yang Mentuhankan selain Allah SWT), seperti Demokrasi, Liberalis dan Materialis.

Bila kita lihat sisi utara pada alkitab "Yehezkiel 38:2 "Hai anak manusia, tujukanlah mukamu kepada Gog di tanah Magog, yaitu raja agung negeri Mesekh dan Tubal dan bernubuatlah melawan dia" yang dapat kita bisa definisikan sebagai daerah di Rusia/Uni Soviet atau lebih sfesifik ke kaum komunis keseluruhan yang ada di dunia, disisi lain Yahudi dan bangsa barat adalah bagian besar 12 suku bani Israel, dan sisi yang lain lagi adalah umat Islam. Maka jauh hari bani israel telah menganggap gog magog adalah komunis dan islam, itu sebabnya perang dingin dan peperangan-peperangan kecil baik fisik dan rohani (faham dan politik) terang dan terselubung selalu terjadi antara barat dengan komunis (uni soviet, sekarang Rusia dan negara-negara penganut paham komunis sekarang) dan juga umat Islam, begitupun makar yang dibuat Allah SWT hingga kaum komunis merasa islam dan demokrasi/liberal adalah musuh alam mereka, dan begitu pun akhirnya kaum islam akhirnya kelak akan merasa pula bahwa komunis dan demokrasi/liberal adalah gog magog, unik dunia akan selalu terbentuk konflik-konflik dan pos-pos segitiga antar tiga sisi-sisinya yaitu kaum-kaum inilah yang dimaksud, masing-masing telah mengklaim diri yang benar dan lawan adalah gog magog, sebagaimana makna lain dari “Bergembiralah, karena kalian berada di dalam dua umat, tidaklah umat tersebut berbaur dengan umat yang lain melainkan akan memperbanyaknya, yaitu Ya’juj dan Ma’juj”. Tidaklah heran Amerika sebagai gerbang depan bani israel akan selalu memberangus pergerakan dari uni soviet dan sekarang rusia dan pendukung komunis lainnya dan juga umat islam, namun akan tetapi kelak komunis dan demokrasi liberal akan bersatu melawan islam setelah Dajjal mempersatukan mereka.


Apakah Mereka dari Yahudi Imperium Khazar..?

Menarik untuk dicatat bahwa melalui sejarawan Muslim, At-Thabari, berdasarkan minimal dua ekspedisi yang dilakukan oleh kaum Muslim awal untuk menemukan dan memeriksa dinding yang telah dibangun - seperti yang dijelaskan dalam Al Qur'an - oleh Dzulqarnayn (ada yang mengatakan, sebenarnya Alexander Agung, tetapi Dzulkarnayn sesungguhnya tidak menyembah dewa, berbeda dengan Alexander Agung) dalam rangka mencegah penyebaran Yakjuj & Makjuj / Gog & Magog dari selatan melalui Kaukasus.

DM Dunlop (Douglas Morton Dunlop) mengacu pada temuan ini dalam bukunya, Historycal of Khazar Empire (Sejarah Yahudi Khazar) bahwa tembok tersebut adalah "benteng Kaukasus (yang berasal dari masa pra-Islam) yang dikenal sebagai Wall of Darband" / Darial George saat ini dan mengamati bahwa "Susunan berturut-turut material terang dan gelap (tembaga dan besi) adalah fitur yang paling menonjol dari kedua temuan tersebut, yang tentu saja mungkin dipengaruhi oleh ayat Al Qur'an di mana disebutkan besi dan tembaga cair".

Ibnu Katsir, dalam bukunya Al-Bidayah wal-Nihayah - (The Begining & The End) Awal dan Akhir, memberikan ringkasan umum - bagian yang telah dikutip - dari sejarah dan masa depan Gog dan Magog (yang biasanya disebut sebagai 'orang Hun' oleh sejarawan modern), dan pembangunan dinding oleh Dzulqarnain:

Gog dan Magog adalah dua kelompok Turki, keturunan dari Yafith (Yafet), bapak dari Turki, salah satu anak-anak Nuh. Pada saat Ibrahim AS, ada seorang raja yang disebut Dzulqarnain. Dia melakukan Tawaf mengelilingi Ka'bah dengan Ibrahim AS, ketika ia pertama kali membangun itu; ia beriman dan mengikutinya.

Dzulqarnayn seorang pria yang baik dan seorang raja yang besar; Allah memberinya kekuatan besar dan ia memerintah timur dan barat. Dia memegang kekuasaan atas segala raja dan negara, dan bepergian jauh dan luas baik di timur dan barat. Ia melakukan perjalanan ke arah timur sampai ia mencapai melewati antara dua gunung, di mana orang-orang keluar. Mereka tidak mengerti apa-apa, karena mereka begitu terisolasi; mereka adalah Gog dan Magog. Mereka menyebarkan korupsi di bumi, dan merugikan rakyat, sehingga orang-orang mencari bantuan kepada Dzulkarnayn. Mereka memintanya untuk membuat penghalang antara mereka dengan Gog dan Magog. Ia meminta mereka untuk membantunya untuk membangun, sehingga bersama-sama mereka membangun sebuah penghalang dengan mencampur tembaga, besi dan tar.

Dengan demikian Dzulqarnayn mengurung Gog dan Magog di belakang penghalang. Mereka mencoba untuk menembus penghalang, atau untuk memanjat, tetapi tidak berhasil. Mereka tidak bisa berhasil karena penghalang ini begitu besar dan licin. Mereka mulai menggali dan mereka telah menggali selama berabad-abad, mereka akan terus melakukannya sampai waktu ketika Allah memutuskan bahwa mereka harus keluar. Pada saat itu penghalang akan runtuh, dan Gog dan Magog akan bertebaran ke segala arah, menyebarkan korupsi, mencabut tanaman, membunuh orang. Ketika Isa AS berdoa terhadap mereka, Allah akan mengirimkan semacam cacing ke dalam kuduk dari leher mereka, dan mereka akan terbunuh olehnya.

Jelas penghalang ini sekarang telah lama dilanggar dan Gog dan Magog sekarang tersebar di mana-mana, melakukan apa yang telah ditetapkan yang harus mereka lakukan, sampai saatnya bagi mereka untuk menemui akhir mereka setelah nabi Isa AS kembali ke bumi ini.
Bahkan lebih menarik untuk diperhatikan secara sepintas bahwa salah satu kenabian dalam Yehezkiel, yang terdapat dalam bab tiga puluh delapan dan tiga puluh sembilan, dan ditujukan kepada Gog "pangeran dari Rosh" (Rusia), menyatakan bahwa masyarakat Gog, dari "tanah Magog", akan datang dari tempat mereka di ujung utara, "Kamu dan banyak bangsa dengan Kamu" menyerang "gunung-gunung Israel", menyebar keluar "seperti awan yang menutupi tanah". Akhirnya akan ada pertempuran besar di mana gerombolan Gog akan hancur, dan mayat mereka akan dimakan oleh burung bangkai atau dikubur dalam "Lembah Hamon Gog",
----------to be continued-----------




Tidak ada komentar: