Ya’juj Ma’juj dan Yahudi
Secara umum ada dua pendapat tentang Ya’juj dan Ma’juj. Pendapat pertama meyakini bahwa mereka masih terkurung dalam benteng yang dibuat oleh Raja Zulkarnain dan kelak setelah Nabi Isa as. bangkit, barulah mereka dilepaskan. Sedangkan pendapat kedua meyakini Ya’juj dan Ma’juj telah lama lepas dari benteng yang mengurungnya dan saat ini mereka ada di tengah-tengah kita, merusak segalanya tanpa kita sadari.
Para ulama, ahli Tafsir, dan Sejarawan, yang mengatakan Ya’juj dan Ma’juj telah lepas, juga berbeda pendapat tentang sosok Ya’juj dan Ma’juj ini. Imran Hosein seorang pakar study akhir zaman dalam bukunya‘An Islamic view of Gog & Magog in The Modern World’mengungkapkan bahwa Ya’juj dan Ma’juj telah lepas. Dan lepasnya mereka berkaitan dengan suatu kaum dan suatu negeri. Wilayah manakah yang dimaksud? Dan siapakah kaum tersebut?Kesimpulan tersebut bisa ditelusuri dengan memperhatikan kembali
surah Al-Anbiya: 95-96 tentang Ya’juj dan Ma’juj, "Terdapat larangan pada sebuah kota yang telah kami binasakan bahwa mereka akan pernah kembali, sampai Ya’juj dan Ma’juj dilepaskan dan mereka menyebar ke segala penjuru.”(QS. Al-Anbiya: 95-96)Dua ayat itu mengatakan bahwa ada suatu kaum yang tidak bisa kembali ke sebuah wilayah hingga dilepasnya Ya’juj dan Ma’juj, barulah mereka bisa kembali.
Dari seluruh hadist yang telah diteliti tentang Ya’juj dan Ma’juj, hanya satu wilayah yang terkait dengan mereka, yaitu Al Quds atau Jerusalem sedangkan kaum yang akan kembaliketika Ya’juj dan Ma’juj dilepas tak lain adalah kaum Yahudi. Tembok yang dibangun oleh Zulkarnain, diyakini telah runtuh karena rasanya tidak mungkin ada wilayah di dunia yang tertutup dinding besi yang menghimpun populasi manusia dalam jumlah besar.
Populasi sebesar Ya’juj dan Ma’juj saat ini tidak mungkin dapat bersembunyidalam tembok besi.Di masa lalu, Jerusalem dua kali dihancurkan. Bani Israil dua kali terusir dari tanah suci. Pengusiran pertama terjadisaat Jerusalem diserang Nebukadnezar, mereka ditawan dan diperbudak. Bani Israil baru bisa kembali lagi ke tanahsuci pada masa Cyrus Agung, pendiri Imperium Persia. Cyruslah yang membawa Bani Israil ke tanah suci dan membangun kembali Haikal Sulaiman yang dihancurkan Nebukadnezar. Pengusiran kedua terjadi saat Romawi menguasai Jerusalem. Romawi mengusir, mengasingkan dan memperbudak mereka ke luar Jerusalem.
Dari sinilah kisah diaspora Bani Israil bermula. Selama dua millenium berikutnya mereka berserakan ke berbagai penjuru dunia.Al-Qur’an menjelaskan bahwa apa yang mereka alami merupakan hukuman Allah kepada mereka. Dan mereka baru akan kembali ketika Ya’juj dan Ma’juj berkuasa. Dan ketika Ya’juj dan Ma’juj dilepaskan mereka merangsek bagai gelombang, mereka menyebar ke berbagai penjuru, menguasai dunia menjadi superpower. Dengan kekuasaannya atas dunia mereka membawa kembali kaum Yahudi ke Jerusalem untuk mengklaimnya sebagai milik mereka.
Orang-orang Yahudi telah mengklaim kembali tanah suci dan telah mendirikan negara disana dengan mengusir orang-orang Palestina.Maka Imran Hosein menyimpulkan bahwa bangsa yang membawa orang Yahudi ke Palestina itulah Ya’juj dan Ma’juj. Ia juga menambahkan bahwa sebagian besar orangYahudi yang mendirikan negara Israil saat ini merupakan orang Eropa yang menyamar sebagai Yahudi atau Yahudi Ashkenazi. Sedangkan Yahudi asli Bani Israil adalah warga kelas dua di Israel. Secara genetik Bani Israel dekatdengan bangsa Arab. Sementara saat ini banyak Yahudi yang berkulit putih. Darimana asal mereka? Informasi ini juga dikemukakan oleh Ahli lain seperti Sejarawan Prancisyaitu Ernest Renan dan Arthur Koestler seorang jurnalis dan penulis asal Austria. Mereka telah lama berteori bahwa mayoritas orang Yahudi yang ada di Israel sekarang, bukanlah Yahudi keturunan Ibrahim, Ishaq, dan Ya’qub. Mereka aslinya adalah bangsa Khazar yang pernah mendirikan Imperium di utara pegunungan Kaukasus. Mereka tadinya penganut Pagan kemudian bertukar menjadi Yahudi.
Bangsa Khazar inilah yang menyebar ke Eropa Timur kemudian ke Eropa Barat. Sebagian dari mereka kemudian banyak yang hijrah ke Amerika.Tanda penting lainnya dalam hadist NabiShalallahu ‘Alaihi wa Sallamyang menyebutkan bahwa Ya’juj dan Ma’juj akan menjadikan bangsa Arab sebagai sasaran penindasan dan penganiayaan. Dan inilah yang sedang terjadi saat ini dan suatu saat Israel akan melancarkan perang besar untuk memperluas wilayahnya dari Sungai Nil ke Sungai Eufrat. Wilayah-wilayah tersebut saat ini masih berada di tangan bangsa Arab. Saat ini tidak ada yang paling mengancam bangsa Arab selain Israel terutama dengan senjata Nuklirnya. Negara ini diperkirakan mempunyai 60 hingga 200 rudal berhulu ledak nuklir.Dari Zainab binti Jahsyin bahwa Nabi bangun dari tidurnyaseraya berkata:“Laa ilaahaillallah, celakalah orang-orang Arab, karena keburukan yang telah dekat. Telah terbuka pada hari ini dari dinding Ya’juj dan Ma’juj seperti ini (membentuk jari melingkar).” Kemudian Zainab berkata: “Ya Rasulullah, apakah kita akan binasa meskipun bersama kita ada orang-orang shalih? Beliau menjawab: “Ya, ketika keburukan semakin banyak jumlahnya.”(HR. Bukhari) Apalagi sifat Ya’juj dan Ma’juj yang merusak, sangat mirip dengan apa yang dilakukan Israel dan pendukungnya. Kerusakan yang dilakukan bukan hanya material dengan pembunuhan massal tapi masuk segala aspek kehidupan.Dengan tangan dan jaringannya yang menguasai dunia, mereka merusak agama, merusak akhlak, merusak tatanan sosial dan ekonomi.
Kerusakan yang dilakukan secara sengaja dan sistematis dengan pembunuhan massal, dengan perusakan kunci unsur kehidupan, termasuk kehidupan akhirat.Ya’juj dan Ma’juj merupakan kaum dengan profesi dan gaya hidup yang secara kolektif menciptakan dan mempraktekan sebuah jenis kerusakan.
Apalagi danau Tiberias yang dalam hadist NabiShalallahu ‘Alaihi wa Sallam disebut air danau tersebut akan habis diminum oleh Ya’juj dan Ma’juj, saat ini berada di bawah pendudukan Israel. Bagaimana kondisi danau itu sekarang? Ternyata debitnya terus menurun secara drastisdan sejumlah kalangan menyebut tinggal menunggu waktu untuk mengering. Danau ini menjadi sumber utama di Israel untuk pertanian, sanitasi, dan air minum. Wallahu a’laam.
IMMawan Tegar Pungkas P. / Dzulqarnayn Sekum DPD IMM Banten 2016-2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar