Quran Surat Al Kahfi
ayat 93 – 99
Hingga apabila dia
telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit
itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan
Mereka berkata:
"Hai Dzulqarnayn, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat
kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran
kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?"
Dzulqarnayn
berkata: "Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya
adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat),
agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka,
berilah aku
potongan-potongan besi." Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan
kedua (puncak) gunung itu, berkatalah DDzulqarnayn: "Tiuplah (api itu)."
Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata:
"Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku kutuangkan ke atas besi
panas itu."
Maka mereka tidak
bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya.
DDzulqarnayn berkata:
"Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji
Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah
benar."
Kami biarkan mereka
di hari itu (Pada Perang Dajjal) bercampur aduk antara satu dengan yang lain,
kemudian ditiup lagi sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya, (QS. Al-Kahfi: 93-99)
Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Allah berfirman: “Wahai Adam!” maka ia
menjawab: “Labbaik wa sa’daik” kemudian Allah berfirman: “Keluarkanlah dari
keturunanmu ahli neraka!” maka Adam bertanya: “Ya Rabb, apakah ahli neraka
itu?” Allah berfirman: “Dari setiap 1000 orang, 999 di neraka dan hanya 1 orang
yang masuk surga.” Maka ketika itu para sahabat yang mendengar bergemuruh
membicarakan hal tersebut. Mereka bertanya: “Wahai Rasulullah, siapakah di
antara kami yang menjadi satu orang tersebut?” Maka beliau bersabda:
“Bergembiralah, karena kalian berada di dalam dua umat, tidaklah umat tersebut
berbaur dengan umat yang lain melainkan akan memperbanyaknya, yaitu Ya’juj dan
Ma’juj. Pada lafaz yang lain: “Dan tidaklah posisi kalian di antara manusia
melainkan seperti rambut putih di kulit sapi yang hitam, atau seperti rambut
hitam di kulit sapi yang putih.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari
Abu Sa'id Radhiyallahu' anhu, dia berkata, "Rasulullah
Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Allah Azza Wa Jalla berfirman kepada
Adam, "Wahai Adam!" Adam menjawab, "Saya penuhi panggilan-Mu
serta segala kebahagiaan dan kebaikan ada pada diri-Mu." Nabi Shallallahu
'alaihi wa sallam berkata, 'Allah berfirman, "Keluarkan (para calon
penghuni) utusan neraka." Adam bertanya, "Siapakah utusan penghuni
neraka?" Allah menjawab, "(yaitu) sebanyak 999 orang dari tiap-tiap
1000." Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berkata, "Demikian itu
ketika anak kecil beruban, sebagaimana dalam firman Allah, "Pada hari
kiamat gugurlah kandungan semua wanita yang hamil dan kamu lihat manusia dalam
keadaaan mabuk, padahal mereka sebenarnya tidak mabuk, akan tetapi adzab Allah
amatlah keras." Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Keadaan
ini sangatlah berat (dahsyat) bagi mereka." Para sahabat bertanya,
"Ya Rasulullah! Siapa di antara kami yang termasuk calon penghuni
neraka?" Rasulullah menjawab, "Bergembiralah kalian, karena (perbandingannya
penghuni neraka) jika dari kaum Ya'juj Ma'juj ada 1000 orang, maka dari kalian
adalah satu orang." Lalu beliau bersabda; "Dan demi jiwa Muhammad
yang berada di tangan-Nya, sungguh aku sangat berharap agar kalian menjadi '1/4
(seperempat) dari penghuni surga." Maka kami (para sahabat) langsung
bertahmid dan bertakbir kepada Allah. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi
wa sallam bersabda lagi, "Dan demi jiwa Muhammad yang berada di
tangan-Nya, sungguh aku sangat berharap agar kalian adalah 1/3 dari penghuni
surga." Maka kami pun langsung bertahmid dan bertakbir kepada Allah.
Kemudian beliau bersabda lagi, "Dan demi jiwa Muhammad yang berada di
tangan-Nya, sungguh aku sangat mengharapkan kalian termasuk setengah dari
penghuni surga. Sesungguhnya perumpamaan kalian dari umat-umat lain adalah
bagaikan bulu putih di kulit lembu hitam, atau bagaikan belang di kaki himar.
Dari Anas bin Malik
RA, bahwa Rasulullah telah bersabda kepadanya, "Wahai Anas, sesungguhnya
manusia akan menempati banyak tempat, dan sebuah tempat yang akan mereka
tempati dinamakan Bashrah (atau Bushairah). Jika kamu melewatinya (atau kamu
memasuki kota tersebut) maka berhati-hatilah terhadap asinnya daerah itu
(hingga tanaman pun sulit untuk tumbuh), gersangnya daerah itu, pasar-pasar dan
penguasa zhalimnya. (Ketika kamu melewati tempat itu) hendaknya kamu berjalan
menyusuri bagian tepinya, karena di sana akan terjadi gerhana, cuaca yang
sangat dingin dan gempa bumi. Kamu juga akan mendapati sebuah kaum yang
bermalam di sana dan pada pagi harinya mereka berubah menjadi kera dan
babi." Shahih: Al Misykah (5433)
Dari Abdurrahman
bin Ghanm Al Asy'ari, dia berkata: Abu Amir —atau Abu Malik— memberitahukan
kepadaku: Demi Allah, Dia tidak berbohong kepadaku, sesungguhnya dia mendengar
Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh, orang-orang di antara umatku akan ada
yang menghalalkan Al Khazza (pakaian dari wol dan sutra) dan Al Harir (pakaian
dari sutra)... —beliau lalu berbicara tentang hal lain— kemudian beliau
bersabda, "Banyak dari mereka yang dirubah menjadi kera dan babi hingga
Hari Kiamat." Abu Daud berkata: Lebih dari dua puluh sahabat Rasulullah
memakai sutra (sebelum ada hadits ini), diantaranya Anas dan Al Barra' bin
Azib. (Shahih) Ash-Shahihah, 91. Diriwayatkan oleh Bukhari secara mu'alaq.
dan ada hadis lainnya, yaitu dari Abu Malik
Al-Asy'ari Ra. katanya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda;
"Sesungguhnya akan ada sebagian dari umatku yang meminum khamar dan mereka
menamakannya dengan nama yang lain. (Mereka meminum) sambil diiringi dengan
alunan musik dan suara biduanita. Allah Subhanahu wa Ta'ala akan menenggelamkan
mereka ke dalam bumi (dengan gempa) dan Allah Subhanahu wa Ta'ala akan mengubah
mereka menjadi kera atau babi." (HR. Ibnu Majah).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar